Simak materi tersebut selengkapnya pada link berikut ini:
INSAN PENTAKOSTAL MENANGGAPI KEMAJUAN DAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Ruang Remaja

"TUHAN itu baik;
Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan;
Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya."
Nahum 1:7 (TB)
Kisah Bethany Hamilton: Menari di Tengah Badai Ketidakpastian
Di usia remaja, kekhawatiran tentang masa depan—kuliah, pekerjaan, hubungan—seringkali terasa seperti kabut tebal yang menghalangi kita melihat jalan. Rasa takut akan ketidakpastian bisa melumpuhkan. Kisah Bethany Hamilton, seorang peselancar profesional, adalah pelajaran tentang bagaimana menghadapi ketidakpastian terbesar dengan iman.
Pada tahun 2003, saat Bethany berusia 13 tahun, ia diserang oleh hiu saat berselancar di Hawaii. Serangan itu merenggut lengan kirinya. Dalam sekejap, seluruh masa depannya—yang dibangun di atas cita-cita menjadi peselancar profesional—terasa direnggut. Ia dihadapkan pada ketidakpastian terbesar: "Mungkinkah aku akan berselancar lagi? Bagaimana hidupku akan berjalan dengan satu lengan?"
Reaksi Bethany adalah manifestasi iman yang luar biasa. Ia tidak menghabiskan waktunya dalam kepahitan atau ketakutan. Sebaliknya, ia fokus pada apa yang masih ia miliki dan apa yang ia yakini: Tuhan itu baik. Hanya sepuluh minggu setelah serangan itu, Bethany kembali ke papan selancarnya.
Prosesnya sangat sulit dan penuh dengan keraguan, tetapi ia terus maju. Bethany membuktikan bahwa keyakinan dan kepercayaan pada Tuhan jauh lebih kuat daripada ketidakpastian fisik atau mental. Ia tidak hanya berhasil berselancar lagi; ia menjadi peselancar profesional, meraih kemenangan, dan menjadi inspirasi global.
Kisah Bethany mengajarkan kita bahwa meskipun kita tidak dapat mengendalikan badai di luar diri kita, kita dapat mengendalikan jangkar di dalam hati kita—yaitu, kepercayaan pada kebaikan Tuhan.
Relevansi dengan Alkitab: Tempat Pengungsian Sejati
Ketidakpastian dan kekhawatiran adalah kenyataan hidup, tetapi Nahum 1:7 memberikan solusi ilahi: Tuhan adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan.
Di usia remaja, ada banyak "kesusahan" yang menguji kepercayaan kita: nilai yang buruk, konflik pertemanan, penolakan, atau kekhawatiran tentang pilihan hidup. Ketika kita merasa cemas, kita cenderung mencari tempat pengungsian yang bersifat sementara: hiburan instan, pelarian digital, atau mencari validasi dari orang lain.
Ayat ini mengingatkan kita bahwa hanya Tuhan yang merupakan tempat pengungsian yang kokoh dan permanen. Orang-orang yang berlindung kepada-Nya dikenal dan dilindungi.
Mengambil pelajaran dari Bethany Hamilton, "berlindung kepada-Nya" berarti:
Apa yang Bisa Kita Pelajari?
Sebagai remaja, jangan takut pada kabut yang ada di depanmu. Pegang teguh kebaikan Tuhan, dan berselancarlah dengan iman. (MA)
"Life is a lot like surfing...
when you get caught in the impact zone,
you need to just get back up,
because you never know what the next wave is going to be."
Bethany Hamilton
Dunia Kita

Burung kolibri dikenal sebagai salah satu burung paling kecil dan paling indah di dunia. Ukurannya mungil, warnanya cerah berkilau, dan gerakannya sangat lincah. Namun tahukah kamu bahwa burung kolibri adalah satu-satunya burung di dunia yang bisa terbang mundur?
Kemampuan ini membuat kolibri menjadi salah satu makhluk paling unik di dunia burung. Gerakannya yang cepat dan presisi menunjukkan bahwa bahkan makhluk terkecil pun dapat memiliki kemampuan yang luar biasa.
SAYAP KECIL DENGAN KEKUATAN BESAR
Berbeda dari burung lain yang hanya mengepakkan sayap ke atas dan ke bawah, burung kolibri menggerakkan sayapnya membentuk pola seperti angka delapan. Gerakan inilah yang memungkinkan kolibri untuk melayang di tempat, bergerak ke samping, ke atas, ke bawah, bahkan mundur.
Sayap kolibri dapat mengepak antara 50 hingga 80 kali per detik, tergantung jenisnya. Karena kecepatan luar biasa ini, burung kolibri bisa berhenti sejenak di depan bunga untuk mengisap nektar tanpa harus hinggap.
DICIPTAKAN UNTUK CEPAT DAN TEPAT
Kemampuan terbang mundur sangat membantu kolibri saat mencari makanan. Karena tubuhnya kecil dan paruhnya panjang, ia sering masuk ke dalam bunga untuk mengambil nektar. Setelah selesai, ia bisa langsung mundur keluar tanpa harus berputar arah.
Selain itu, metabolisme burung kolibri juga sangat tinggi. Jantungnya bisa berdetak lebih dari 1.000 kali per menit saat aktif. Karena itu, kolibri harus terus makan untuk mendapatkan energi agar bisa tetap bergerak dengan lincah sepanjang hari.
APA KATA ALKITAB?
Yesaya 40:31 berkata:
"Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."
Burung kolibri mengingatkan kita bahwa Tuhan bisa memberi kekuatan luar biasa bahkan kepada makhluk yang paling kecil. Jika Tuhan memelihara burung sekecil kolibri dengan begitu sempurna, tentu Dia juga sanggup memelihara hidup kita.
KESIMPULAN
Burung kolibri bukan hanya indah untuk dilihat, tetapi juga menyimpan kemampuan yang sangat menakjubkan. Dengan sayap kecilnya, ia bisa melakukan hal yang tidak bisa dilakukan burung lain: terbang mundur.
Fakta unik ini mengingatkan kita bahwa keunikan yang Tuhan berikan dalam hidup kita bukanlah sesuatu yang sia-sia. Justru dari hal-hal kecil dan sederhana, Tuhan bisa menunjukkan kebesaran-Nya dengan cara yang luar biasa. (MA)
We use cookies to enhance your experience. By continuing to visit this site, you agree to our use of cookies.
