PRAYING GENERATION
Posted by Admin 2026-05-28
"Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan,
bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”
Lukas 18:1TB
Perkenalkan nama saya Glen Rehobot Kim Putra, biasa dipanggil dengan “Glen”. Dalam kesempatan ini saya ingin membagikan kesaksian saya, bagaimana Tuhan telah bekerja dan memakai saya sebagai generasi Yeremia.
Orang tua saya mempunyai perusahaan di bidang event (Event organizer, vendor sound & lighting dan exhibition). Saat saya sudah tamat sekolah, orang tua mempercayai saya untuk memegang salah satu usahanya, yaitu di bagian sound & lighting.
Setelah melewati banyak proses dan pembelajaran, akhirnya usaha saya membuahkan hasil. Sebelumnya saya sudah sering mendapatkan event konser outdoor; bahkan tour keliling pulau jawa.
Di tahun 2023 penyertaan Tuhan dalam kehidupan saya sungguh nyata, Tuhan mempercayai saya untuk mendapatkan salah satu event konser musik yang cukup besar di Senayan (Lapangan Madya). Saya dipercaya untuk menangani seluruh produksi, mulai dari sound, lighting, stage rigging & led screen.
Dengan design yang sudah dikerjakan oleh pihak client, saya mencoba mempelajarinya mulai dari sistem hingga waktu pengerjaannya. Namun yang saya khawatirkan adalah waktu pengerjaannya sangat singkat sekal. Rigging dengan ukuran stage 40 meter dan dengan tinggi 12 meter, estimasi pengerjaan projek itu saja memerlukan waktu sekitar 40 jam.
Namun untuk seluruh produksi (rigging stage, sound, lighting, ales screen) waktu yang diberikan oleh client hanya sekitar 48 jam saja. Secara manusia saya begitu khawatir dan ragu apakah dapat menyelesaikan proyek tersebut dengan tepat waktu. Saya merasa tidak percaya diri, namun saya tetap optimis melakukan yang terbaik.
Saya mulai bawa dalam doa, menyerahkan segala kekhawatiran, mulai belajar percaya apa yang Tuhan ingin lakukan dalam hidup saya melalui event yang Tuhan percayakan. Memang di dalam doa saya selalu minta pekerjaan yang besar, namun saya juga percaya bahwa Tuhan tidak akan memberikan sesuatu di luar kapasitas saya. Tuhan pasti akan memampukan saya. Tuhan menuntun dengan jelas, Tuhan berkata: “puasa Glen“. Saat itu jujur saya bingung; kenapa Tuhan mau saya berpuasa? Namun Tuhan seperti tidak memberi jawaban. Saya terus berdoa setiap harinya.
Sampai akhirnya kurang lebih H minus 1 minggu, saya mendapat jawabannya, yaitu bahwa puasa tersebut sebagai bekal saat nanti ketika saya sedang loading semua produksi yang telah saya sepakati. Di situlah saya baru mengerti bahwa kuasa doa dan puasa sangat besar kuasanya dan mujizat Tuhan akan terjadi. Akhirnya saya mulai taat dan melakukan apa yang Tuhan inginkan.
Dengan doa dan puasa, saya merasakan penyertaan Tuhan sungguh nyata. Pada hari H loading barang tiba, saya datang ke venue tersebut. Sekali lagi dengan jelas Tuhan berkata kepada saya untuk berdoa di tengah lapangan.
Saya mulai taat dan mengikuti tuntunan Tuhan. Saya berdoa kepada Tuhan untuk cuaca, waktu pengerjaan, speed setiap crew. Tuhan Yesus dahsyat, saya menyaksikan mujizat pertama; pengerjaan rigging stage hanya dalam waktu 22 jam yang seharusnya sekitar 40 jam. Saya sungguh terheran-heran dengan pertolongan dan campur tangan Tuhan. Saya mengucap syukur dan percaya bahwa itu adalah buah dari ketaatan saya untuk berpuasa.
Campur tangan Tuhan tdak berhenti di situ saja, satu persatu Tuhan lakukan mujizat sehingga semua produksi yang saya sepakati dengan client selesai dalam waktu 48 jam, Haleluya. Bahkan selama waktu itu cuacanya sangat baik.
Akhirnya waktu yang saya nantikan pun tiba, yaitu tahap finishing. Pada sore harinya cuaca sudah mulai mendung dan akhirnya turun hujan yang cukup deras. Saya langsung berseru kepada Tuhan: “Tuhan sebentar lagi ya Glen selesaiin dulu, jangan hujan dulu ya Tuhan. Dalam Nama Tuhan Yesus, amin.”
Tuhan mendengar doa saya yang sederhana dari dalam hati. Tidak sampai 2 menit kemudian, hujan itu berhenti. Sampai-sampai orang di lapangan terheran-heran, bahkan tim saya sempat berkomenar: “cepet sekali perubahan cuacanya, mungkin ada pawang hujan”.
Bagi saya ini adalah kuasa doa dan penyertaan Tuhan yang bekerja dalam hidup saya. Puji Tuhan, akhirnya semua pekerjaan dapat diselesaikan. Tiba saatnya gladi resik dan pengecekan semua barang-barang produksi, dari tim show management hingga promotornya pun ikut hadir pada hari itu.
Ketika malam hari mulai cek sound dan semua yang terlibat di event tersebut ke posisinya masing-masing. Tiba-tiba saya dipanggil oleh promotornya. Spontan saya merasa khawatir, takut dan cemas. Saya berpikir ada kesalahan atau sesuatu yang di komplain. Namun sekali lagi saya melangkah sambil berdoa; “ dalam nama Tuhan Yesus“.
Hal yang tidak di duga-duga saat bertemu dengan promotor, ia berkata “ Good job Glen, saya suka kerja sama kamu, kamu siap buat kedepannya? Saya mau kamu terus yang handle“. Mendengar hal itu hanya pujian dan syukur kepada Tuhan, karena saya sadar bahwa hal itu bukan karena kuat dan gagah…tetapi semua karena Tuhan Yesus yang telah menyertai saya selama ini.
Hujan kembali turun dengan cukup deras kembali. Saya meresponi hujan tersebut adalah hujan berkat untuk saya. Puji Tuhan, di tahun depan saya akan menghandle di beberapa kota besar pulau Jawa (Solo, Jogja, dan Surabaya). Saya melihat kuasa Tuhan bekerja bagi generasi Yeremia.
Saya terus berdoa agar Tuhan terus dapat memakai saya sebagai sebagai generasi yang dibangkitkan Tuhan untuk berjalan dalam otoritas dan pengurapan Tuhan, untuk berdiri tegak; bahkan berani melawan arus guna melakukan setiap perintah dan kehendak-Nya, persis seperti Tuhan memakai nabi Yeremia pada zamannya.
Mari kita semua generasi Yeremia seperti yang dikatakan Opa Niko bahwa generasi Yeremia akan dipakai di tengah-tengah akhir zaman ini (Lukas 18:1-8). Hubungan yang baik berasal dari adanya komunikasi yang baik. Doa adalah cara kita berkomunikasi dengan Tuhan, Amin.