TIADA YANG MUSTAHIL

07 Sep, 2020

"Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya"
-1 Samuel 1:27-

PENDAHULUAN
Wanita Allah ! setiap pasangan yang menikah pasti mereka selalu merindukan kelahiran seorang anak demikian juga dengan pasangan Elkana dan istrinya Hana, mereka berdua sangat merindukan untuk diberikan keturunan dalam rumah tangganya, lebih lagi kerinduan Hana istrinya agar segera dapat mengandung, Tuhan menutup kandungannya. Hana mengalami kemandulan dan penina, ini dijadikan ejekkan oleh istri Elkana yang lain sehingga sangat menyakiti dan membuat Hana sangat sedih. Hana datang kepada Tuhan dan menyatakan isi hatinya, Hana terus berdoa dia percaya kepada Tuhan dalam keadaan yang sulit sekalipun, mujizat Tuhan pasti ada karena tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.


ISI
Apa yang dilakukan Hana ?


Hana datang sungguh-sungguh kepada Tuhan untuk berdoa (1 Samuel 1:10-11)
Hana sangat sedih, dia berharap dan menyerahkan masalahnya kepada Tuhan. Hana tidak marah ataupun mengandalkan manusia, Hana bernazar kepada Tuhan dan meminta seorang anak. Wanita ! marilah belajar dari Hana, ia memiliki pergumulan yang berat dan sangat mustahil bagi dirinya untuk mendapatkan seorang anak, namun Hana mendapatkan mujizat Tuhan karena menyerahkan masalahnya kepada Tuhan Yesus. Wanita Allah ! apa persoalanmu, masalah dengan anak suami pekerjaan ataupun keadaan keluarga yang sangat pelik tidak ada yang bisa memberi jaminan. Hanya kepada Tuhan Yesus kita mengadu, berdoa sungguh-sungguh, utarakan apa yang menjadi persoalanmu, Yesus sanggup menolongmu sebab bagi Dia tidak ada yang mustahil.

Mengingat kebesaran Tuhan
Dalam doanya Hana memperkatakan bahwa Tuhan adalah Allah semesta alam (1 Samuel 1 : 11) Hana tahu Tuhan tempat dia berseru adalah Tuhan yang luar biasa, Tuhan yang sanggup melakukan perkara-perkara yang ajaib, bahkan Tuhan Yesus sanggup menjawab setiap doa-doa dan permohonannya. Hana terus berkata-kata dengan Tuhan, membangun keintiman dengan Tuhan, Hana tahu Tuhan sangat perduli dengan masalahnya.

Mempersembahkan yang terbaik
Dalam doanya Hana membuat perjanjian dengan Tuhan, Ia bernazar bahwa apabila Tuhan menjawab doanya ia akan mempersembahkan anaknya untuk melayani Tuhan seumur hidupnya, dan akhirnya Tuhan menjawab doanya. Lahir seorang anak dari Hana, bernama Samuel dan sejak masa kanak-kanak Hana sudah mempersembahkan kepada Tuhan. Berikan yang terbaik bagi Tuhan, Dia menjawab setiap doa kita lebih dari apa yang kita minta, bahkan perkara yang mustahil menjadi tidak mustahil. Hana yang mandul melahirkan 3 anak laki-laki, 2 anak perempuan, kalau Tuhan sudah membuka, tidak ada yang dapat menutupnya.


PENUTUP
Wanita Allah, tidak ada sesuatu hal yang mustahil bagi Tuhan. Saat-saat ini dimasa Covid 19 begitu banyak masalah dalam hidup kita, rasa takut tertular sakit ini sebab penyakitnya sangat mematikan. Mari wanita, lakukan seperti Hana dalam keadaannya yang terpuruk tetap percaya kepada Yesus. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, tidak ada yang mustahil.

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto