SUPLEMEN COOL/CoT YOUTH BULAN MARET 2019 #4

26 May, 2019

FRIENDLINESS VS LONELINESS PART 4

Bahan Bacaan
Yohanes 3:3-6
, "Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh" 

Penjelasan Materi
Youthers, di Minggu-minggu yang lalu kita sudah belajar mengenai pribadi Yesus, bagaimana pribadi yang menyenangkan dan melepaskan diri dari rasa kesepian. Pada Minggu terakhir ini, kita akan menyimpulkan mengenai orang dengan karakter "friendliness" maupun "loneliness". Di Minggu pertama, sudah disinggung bahwa kedua karakter itu akan membawa masalah jika disikapi secara berlebihan dan melewati batas kewajaran, maka penting bagi kita untuk mengolak karakter tersebut agar tidak keluar pada koridor kebenaran Firman Tuhan.

Bagi Youthers sedang membaca ini, mungkin anda adalah tipikal orang "friendliness" dengan kepribadiannya yang supel membuat pandai menyesuaikan diri, mudah berteman, komunikatif, luwes dengan siapa saja yang ia temui. Tentunya sikap seperti ini banyak disukai orang, akan tetapi jika pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari terlalu berlebihan dan tidak terkontrol, maka akan membuat kita menjadi tidak disukai banyak orang. Orang dengan tipe ini selalu ingin merasa diterima, jika rasa penerimaan dia terlalu berlebihan maka saat ia mengalami penolakan, itu akan
membuatnya depresi dan sangat marah, sehingga hal apapun bisa dilakukan agar dia diterima. Ia juga memiliki banyak kemauan dan keinginan kuat. Saat mengatur sesuatu atau melakukan sesuatu, dia ingin segalanya berjalan sesuai dengan keinginan atau ekspektasinya, jika ia tidak mengontrol kemauannya ini, maka saat sesuatu tidak sesuai ekspektasinya

Mungkin juga anda adalah tipikal orang "loneliness". Wajar jika dalam diri kita, ada masa di mana kita ingin punya waktu sendiri, tidak diganggu oleh siapapun untuk melakukan hal-hal yang kita sukai tanpa ada orang lain yang terlibat (me time). Wajar pula jika sesekali kita mengalami kesepian, akan tetapi menjadi sebuah masalah dan tidak wajar jika setiap saat dan waktu kita hanya mau seorang diri, tidak mau bersosialiasi, menjadi anti sosial dan depresi. Kesepian karena depresi biasanya lebih rumit disertai dengan gejala depresi secara umum misalnya merasa tidak berharga dan tidak dipedulikan oleh siapa pun, putus asa, gelisah berlebihan, tidak tertarik melakukan apa pun, tidak memiliki gairah, sulit berkonsentrasi.

Maka dari itu Youthers, segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, maka dari itu kita harus dapat menjaga pikiran, perkataan dan perbuatan kita agar tidak keluar batas kewajaran. Ada 2 hal yang harus kita lakukan untuk dapat menjaga kita dari hal-hal yang berlebihan, yang pertama memiki relasi yang kuat dengan Tuhan dan yang kedua, memiliki relasi yang sehat dengan sesama. Kedua relasi ini harus didasari dengan kasih.

Yesus mengatakan bahwa kita harus mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama kita,: "Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" Matius 22:37-39. Jadi Youthers, landasan utama dalam relasi dengan sesama ialah kasih. Perekat hubungan yang sehat dan kuat ialah sikap dan tindakan yang dilakukan di dalam kasih. Yesus sudah melakukannya dengan sempurna. Dia sudah meninggalkan teladan bagi kita supaya kita mengikuti jejak-Nya dan melakukan itu di dalam totalitas hidup kita. Dengan cara demikian, maka kita tidak akan hidup dalam kesepian. Hidup kita menjadi berarti dan berkat bagi orang lain.

Bahan Diskusi :
Dari penjelasan di atas, termasuk kategori manakah pribadi kita "friendliness" atau "loneliness"? Ceritakan kelemahan dan kelebihan yang kita rasakan dari tipe kepribadian kita tersebut?