SUPLEMEN COOL/CoT YOUTH BULAN MARET 2019 #3

17 Mar, 2019

DAMPAK BURUK DARI SEBUAH KERESAHAN
(PATIENCE VS RESTLESSNESS - KESABARAN VS KERESAHAN PART 3)

Bahan Bacaan
Amsal 14:29, "Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan"

Penjelasan Materi
Youthers, pada Minggu kedua kita sudah mempelajari buah dari kesabaran, dan pada Minggu ketiga kita juga akan mempelajari hal sebaliknya dari kesabaran, yaitu buah dari kemarahan, kekesalan dan keresahan. Ketika kita gagal untuk memilih bersabar dalam menjalani pergumulan dan tantangan hidup, dan justru memilih untuk marah, maka respon yang kita lakukan menjadi salah dan dampaknya menjadi buruk tak hanya bagi diri sendiri, tetapi bagi orang-orang disekitar kita. Mungkin kita berpikir bahwa kita bukan Tuhan dan bukan malaikat yang Panjang sabar, mungkin kita beranggapan bahwa kita masih manusia biasa yang menapak bumi dan masih terdiri dari daging, sehingga kita mulai kompromi bahwa kesabaran manusia itu ada batasnya. Akhirnya, kita kehabisan kesabaran dan memilih untuk bersungut-sungur, berontak, melawan keadaan sehingga kita kehilangan kendali dan akal sehat. Hasil sementara yang kita dapatkan mungkin hanya kepuasan sesaat dan merasa bahwa kita menang dan tidak terkalahkan oleh kedaan atau siapapun juga, tetapi jangka panjangnya kemudian kita justru akan menuai hal yang tidak baik.

Youthers, dalam kehidupan kita sehari-hari, kita akan selalu diperhadapkan dengan masalah, jika kita tidak mau memiliki kesabaran, maka kita sendiri yang akan menuai hal yang tidak baik dikemudian hari. Ingat baik Youthers, bahwa orang yang tak mampu menguasai diri, cenderung akan menggunakan cara-cara licik menyingkirkan siapapun dan apapun supaya dapat mencapai keinginannya.

Mari kita belajar dari tokoh Sara dan Abraham dalam Kejadian 16. Dalam perikop sebelumnya, diceritakan bagaimana Allah telah berjanji akan mengaruniakan seorang anak laki-laki dari rahim Sara, tetapi Sarai tidak sabar menanti janji Allah sehingga Sara berkata kepada Abram untuk menghampiri, Hagar dan Abram mengikuti apa yang dikatakan oleh istrinya. Abram dan Sara lupa bahwa Allah telah berfirman kepadanya ia akan mendapatkan keturunan dari rahim Sara, sehingga Hagar pun hamil dan merendahkan Sarai. Youthers, perhatikan baik, ketidaksabaran Abram dan Sara di dalam menantikan janji Allah, hampir menggagalkan rencana Allah atas umatNya dan membuat Sara direndahkan oleh Hagar. Bukankah seringkali kita juga tidak sabar untuk menanti janji Allah? Meskipun kita telah melihat dan mendengar janji Allah. Kita merasa penggenapan janji Allah itu begitu lambat. Sehingga kita berani untuk memutuskan sendiri dan tidak bertanya terlebih dahulu kepada Allah.

Bahan Diskusi :
Ceritakan pengalaman Anda mengenai ketidaksabaran yang pernah Anda lakukan dan dampak yang terjadi setelahnya.