SUPLEMEN COOL/CoT YOUTH BULAN MARET 2019 #1

03 Mar, 2019

KRISTUS TERLEBIH DULU SABAR TERHADAP KITA
(PATIENCE VS RESTLESSNESS - KESABARAN VS KERESAHAN PART 1)

Bahan Bacaan
1 Tim. 1 :16
, "Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal."

Penjelasan Materi
Youthers, perlu kita pahami bahwa kesabaran adalah sebuah kemampuan untuk kita dapat menahan diri untuk tidak gegabah terhadap sesuatu hal/kondisi/seseorang yang membuat kita kesal/marah/tidak suka, untuk tidak membalas sesuatu dengan cara yang salah, untuk tidak terburu-buru bertindak terhadap sesuatu belum jelas duduk permasalahannya, untuk menerima sesuatu hal yang mengecewakan diri kita dengan prinsip Firman Tuhan, untuk memiliki jiwa besar menerima situasi yang tidak kita inginkan namun sudah terjadi tanpa marah tanpa bersungut tanpa menyalahkan Tuhan, untuk tahan menghadapi cobaan, tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati, tidak tergesa-gesa dan tidak terburu nafsu.

Sebagai manusia biasa, mungkin kita punya keterbatasan dan kelemahan, sehingga pada suatu kondisi tertentu, titik kesabaran kita mulai habis dan akhirnya respon yang kita berikan atas suatu masalah adalah respon yang salah karena terlanjur amarah. Youthers, tapi janganlah alasan keterbatasan sebagai manusia menjadi dalih utama kita untuk kita gagal untuk bersabar dalam segala hal, karena Kristus Yesus sendiri telah membuktikan bahwasanya keberadaanNya sebagai manusia seutuhnya di bumi, Ia telah menang atas segala pencobaan karena kesabaranNya. Kita patut mengagumi kesabaran Yesus yang sempurna, karena, Ia benar-benar memiliki teladan kesabaran yang nyata di dalam Allah sendiri seperti yang dikatakan dalam 1 Timotius 1: 16 "Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal." Ketika Yesus menunjukkan kesabarannya, Ia tidak hanya menunjukkan kepada kita gambaran kesabaran Bapa Surgawi, tetapi juga Ia melakukan seperti manusia sepenuhnya. Dia menunjukkan bahwa kesabaran itu juga nyata dialami oleh manusia. Youthers, firman Tuhan dalam Kolose 3:13 mengatakan, "Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian." Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan telah terlebih dulu sabar dan mengampuni kita, maka sudah seharusnya juga kita mampu bersabar dan mengampuni sesame kita.

Bahan Diskusi:
Saat ini, hal-hal apa saja yang membuat anda menjadi tidak bisa bersabar? Apa usaha ke depan agar dapat menjadi pribadi yang lebih sabar?