SUDAHKAH KITA KEMBALI MENJADI MANUSIA BARU?

08 Feb, 2021

Bahan Bacaan
Efesus 4:21-32
Penjelasan Materi
Youths, tidak terasa kita sudah berada di awal Bulan kedua di Tahun 2021 ini. Ya, ternyata kita sudah berada di Bulan Februari, yang seringkali diidentikan oleh kebanyakan orang dengan bulan penuh cinta dan kasih sayang. Walau begitu kita percaya semua bulan,hari dan Tahun adalah baik Tuhan ciptakan.
Pertanyaan untuk mengawali renungan kita hari ini, bagaimana keadaan diri kita di dua bulan pertama dalam Tahun 2021 ini? Apakah deretan resolusi yang kita rancangkan di penghujung Tahun 2020 lalu, sudah ada yang terealisasi? Atau hanya sekedar wacana? Youths, "mumpung" masih belum jauh-jauh hari dari euphoria tahun baru, belum terlambat jika kita berintrospeksi diri, mengkoreksi diri kita kondisi jasmani dan terlebih rohani kita dalam 2 bulan terakhir ini. Apakah diri kita masih menyusung "tema manusia lama" atau "kita sudah menjadi manusia yang baru?"
Firman Tuhan dalam bahan bacaan kita hari ini mengatakan, ""...yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya...." Mari kita jawab dalam hati masing-masing, sudah berapa lama kita menjadi orang Kristen? Coba kita deskrispikan sikap negatif apa saja yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari? Apakah itu suka berbohong, suka marah dan menyimpan dendam, suka mencuri, berkata-kata kotor dan menyakiti, suka memfitnah? Perhatikan Firman Tuhan dalam Galatia 5:19-23, "Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.." Jika perbuatan-perbuatan daging itu pernah ada dalam diri kita, itulah manusia lama yang harus kita buang jauh-jauh.
Youths, yang dikehendaki Tuhan adalah orang Kristen yang telah meninggalkan kehidupan lamanya dan menjadi manusia baru, yaitu ketika mengalami pembaharuan dalam hidupnya melalui proses pertobatan, yaitu percaya kepada Tuhan Yesus Kristus: "...siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Korintus 5:17). Sebagai manusia baru sudah seharusnya kita tidak lagi mengenakan tabiat manusia lama kita, tetapi mengenakan tabiat Kristus dan hidup menurut pimpinan Roh Kudus.
Bahan diskusi:
Identifikasi dalam diri, dari perbuatan daging dalam Gal 5:19-23, manakah yang masih melekat dalam diri kita? Apa langkah-langkah yang harus kita lakuka untuk mengatasi
nya?

GBI Jalan Jend Gatot Subroto