SATU HAL

03 Apr, 2017

Apakah “Satu Hal” yang terpenting didalam hidup anda ? Ada begitu banyak keinginan dan kerinduan manusia. Namun, dari begitu banyak keinginan dan kerinduan anda, apakah “Satu Hal” yang anda anggap menjadi yang terpenting dan teristimewa didalam hidup anda yang ingin anda capai ?

Daud, pribadi yang mendapat predikat didalam Alkitab sebagai “seseorang yang berkenan di hati Tuhan,” menjawab pertanyaan tersebut bagi kita,

“Satu hal yang telah kurindukan dari TUHAN, itulah yang akan kucari : Agar aku dapat tinggal di rumah TUHAN sepanjang umur hidupku, untuk memandang keindahan TUHAN, dan untuk bertanya didalam baitNya.” Mazmur 27:4 (terjemahan bebas dari NKJV)
“One thing I have desired of the LORD, that will I seek: that I may dwell in the house of the LORD all the days of my life, to behold the beauty of the LORD, and to inquire in His temple.” Psalms 27:4 (NKJV)

“Satu Hal” yang terpenting dan yang dicari oleh Daud, menyatakan kepada kita sesuatu yang menjadi prinsip utama didalam kehidupannya. Daud menyatakan kerinduannya, “Agar aku dapat tinggal di rumah TUHAN sepanjang umur hidupku.” Daud hidup dimasa keimaman Harun berlangsung dibawah Hukum Musa. Daud mencintai taurat Tuhan dan menghormati Hukum Musa. Hanyalah suku Lewi yang ditetapkan untuk melayani dan mengurusi Bait suci. Kita mengerti bahwa Daud berasal dari suku Yehuda, seorang raja dengan banyak minat, kegiatan dan tanggungjawab. Namun, Ia merindukan untuk dapat “tinggal” di rumah TUHAN, bukan sekedar mengunjungi, dan ia rindu untuk tinggal sepanjang umur hidupnya, bukan hanya pada waktu-waktu tertentu. Apakah memungkinkan ?

Sebagai pribadi yang profetik (KPR 2:30), Daud berbicara, berpikir dan bertindak melampaui pengertian-pengertian pada umumnya. Ia berbicara mengenai sebuah kehidupan baru yang hanya dapat terjadi didalam Kristus. Ia berbicara mengenai dirinya yang merupakan BaitNya dan Ia berbicara mengenai sebuah persekutuannya dengan TUHAN secara pribadi dimana ia dapat menikmati keindahan pribadi TUHAN dan mendengarkan TUHAN berbicara sehingga ia menerima instruksi-instruksi yang jelas serta strategi-strategi TUHAN bagi dirinya dan demi bangsanya.

“Satu Hal” yang di rindukan Daud ini, yakni bergaul intim dengan TUHAN sepanjang umur hidupnya, tinggal didalam hadiratNya adalah kunci yang membawa Daud kepada puncak keberhasilannya. (BGP 0317)

GBI Jalan Jend Gatot Subroto