PRINSIP-PRINSIP PENUAIAN

13 Feb, 2017

Sebagaimana kita ketahui, dalam kehidupan ini ada season, musim atau waktu-waktu tertentu yang perlu kita cermati dan sikapi dengan tepat (Kejadian 8:22). Salah satu season penting dalam kehidupan -yang sedang kita jalani- adalah musim menuai. Bila Anda ingin menuai kebaikan dan berkat TUHAN yang melimpah -serta menuai jiwa-jiwa bagi KerajaanNya- di dunia kerja di mana TUHAN menempatkan Anda, maka inilah prinsip- prinsip PENUAIAN yang perlu Anda perhatikan :

Anda menuai APA SAJA yang Anda tabur
Alkitab menjelaskan bahwa apa saja yang ditabur orang, itu akan dituainya (Galatia 6:7). Sebab itu, perhatikanlah dengan seksama apa yang Anda tabur. Artinya, bila selama ini Anda menabur sebutir benih jagung, Anda akan menuai sejumlah jagung. Alam mengajarkan hukum alamiah bahwa hasil tuaian itu lebih besar daripada yang ditaburkan. “Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung” ( Hosea 8:7 ). Karena itu, waspadalah, bila selama ini mungkin Anda menabur sesuatu yang Anda pikir “tidak apa-apa”, suatu kali nanti hal itu bisa “menjadi apa-apa”. TUHAN mengingatkan agar umat-Nya jangan menanam benih yang berbeda dalam satu ladang ( Imamat 19:19 ). Prinsipnya, taburlah hanya kebaikan agar Anda menuai kebaikan, taburlah kerinduan akan jiwa-jiwa diselamatkan maka Anda pun akan menuainya.

Anda menuai SEBANYAK yang Anda tabur
“Camkanlah ini : Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak akan menuai banyak juga” ( 2 Korintus 9:6 ). Jadi prinsipnya, bila Anda ingin menuai banyak maka Anda memang harus menabur banyak. Ini berlaku dalam hal apapun dalam segala bidang kehidupan Anda, kualitas maupun kuantitas. Dalam dunia kerja kita telah mengenal etos kerja kristiani tentang prinsip “extra miles” atau “doing more than expected”. Anda dapat menerapkan kebenaran ini termasuk dalam bidang kehidupan keuangan Anda, baik dalam menabur dalam hal investasi dan menabur dalam memberi bagi ladang pekerjaan TUHAN. Inilah janji TUHAN yang akan Anda tuai : “Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepadamu, supaya engkau senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan” ( 2 Korintus 9:8 ).

Anda perlu BERSIAP untuk menuai
Untuk menuai, Anda bukan hanya perlu memperhatikan prinsip-prinsip tentang menabur, tetapi Anda perlu BERSIAP ketika musim menuai itu datang. Pertama, Anda harus memiliki insight, “melihat” dengan tepat : “Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai” ( Yohanes 4:35 ). Ya, intimacy dengan TUHAN yang akan memampukan Anda melihat opportunity yang terbentang serta mengenali waktu dan musim-Nya. Kedua, be prepare for your HARVEST ! Artinya Anda perlu BERSIAP, termasuk dalam hal managemen pengelolaan hasil tuaian, -dan hal ini berarti juga penyiapan kuantitas dan kualitas sumber daya nya. “Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu” ( Lukas 10: 2b ).

Anda membutuhkan MUJIZAT untuk menuai
Rasul Paulus berkata, “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan” ( 1 Korintus 3:6 ). Prinsipnya, Anda memang harus dengan sungguh-sungguh berusaha melakukan bagian Anda, tetapi Anda juga memerlukan MUJIZAT -keajaiban ilahi- untuk menuai. Tetaplah maksimal melakukan bagian yang TUHAN percayakan kepada Anda, dan berikan space yang luas untuk hadirat-Nya yang membawa MUJIZAT itu hadir di tengah kesibukan keseharian kerja Anda. Bangunlah hubungan-hubungan, penuhilah kebutuhan mereka, dan TUHAN yang akan membuat tuaian jiwa-jiwa itu secara miracleous menghampiri Anda ! Seperti musim menuai yang terjadi di musim gugur, sesungguhnya tuaian besar itu justru akan terjadi di tengah goncangan, karena MUJIZAT.

Pro & Biz, Selamat menuai, di Tahun Mujizat Penuaian !

"ORANG YANG BERJALAN MAJU DENGAN MENANGIS SAMBIL MENABUR BENIH, PASTI PULANG DENGAN SORAK-SORAI SAMBIL MEMBAWA BERKAS-BERKAS NYA" ( Mazmur 126:6 ) 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto