PEMULIHAN DAN KELIMPAHAN

24 Sep, 2017

"Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi." (Mazmur 121:1-2)

Setiap kita tentu pernah mengalami saat-saat yang tersulit dalam kehidupan kita. Namun di saat-saat itulah Tuhan menunjukkan betapa besar dan dahsyat kuasa-Nya bekerja. Ini adalah pengalaman iman saya, di mana Tuhan Yesus memberikan jalan terbaik bagi kami, agar kami kembali melihat sebuah pengharapan yang baru di dalam Dia.

Nama saya Jacob (39 tahun), dan istri saya bernama Airin (38 tahun). Kami mempunyai seorang putra bernama Bravie yang saat ini berusia 11 tahun.

Pada bulan Maret, tahun 2010 , tepatnya ketika anak kami Bravie berusia 4 tahun, ia sempat mengalami sakit yaitu muntah yang berkepanjangan. Muntahnya bukan muntah biasa melainkan cairan yang dikeluarkan sampai berwarna hijau dan dalam sehari muntahnya pun bisa berpuluh-puluh kali.

Dalam kondisi terburuk, kedua kaki Bravie pun sampai menekuk sehingga ia tidak mampu berjalan normal. Sebagai orang tua hal ini sungguh membuat kami sedih dan khawatir. Kami pun membawanya ke rumah sakit, hingga berganti dokter beberapa kali.

Berbagai obat, perawatan dan diagnosa yang berbeda pun sempat kami terima, itu semua cukup membuat beban hidup menjadi berat. Kondisi Bravie yang kadang sembuh, kadang kambuh membuat kami kuatir. Berat badannya pun yang dari dulu memang kecil semakin turun. Keuangan kami terbatas, sedangkan kami harus bolak-balik ke dokter dan rumah sakit yang cukup memakan biaya. Karena beberapa kali Bravie harus masuk perawatan inap di rumah sakit.

Setelah berbulan bulan bolak balik ganti rumah sakit, ganti dokter, coba ini, coba itu dan lain-lain. Kami akhirnya dipertemukan Tuhan dengan seorang dokter yang cukup peduli dengan kondisi dan keadaan Bravie. Dari beliaulah kami akhirnya dipertemukan kembali dengan dokter bedah anak yang akhirnya memberi diagnosa yang berbeda.

Ujungnya anak kami Bravie disarankan untuk dioperasi karena didiagnosa mengalami "malrotasi usus" yang adalah posisi usus yang tidak tepat dan ada jaringan ikat seperti handuk yang menempel pada usus Bravie, sehingga ususnya terkunci / tidak bisa berada di posisi lepas sebagaimana usus mestinya, dan hal ini adalah karena bawaan lahir.

Melalui visi Gembala Sidang bahwa tahun 2010 merupakan tahun "Pemulihan dan Kelimpahan" semakin memberikan kami iman untuk tetap percaya dan yakin bahwa segala sesuatunya akan baik-baik saja.

Di dalam momen tersebut tentunya kami terus berdoa dan berharap agar Tuhan Yesus memberikan mujizat-Nya dalam hidup Bravie. Dan Tuhan memberikan mujizatNya dengan memberikan jalan untuk kami sehingga bisa melaksanakan operasi dengan baik sehingga akhirnya Bravie disembuhkan.

Mujizat yang Tuhan berikan juga berupa kesempatan untuk kami belajar percaya bahwa Tuhan sanggup mencukupkan semua kebutuhan kami, sekalipun kami terbatas dalam dana, namun Tuhan kami tidak terbatas. Tuhan cukupkan lewat kepedulian saudara-saudara kami di dalam COOL - komunitas yang ada di gereja kami di Rayon 1C dan oleh saudara-saudara seiman lain yang peduli pada kami.

Itupun diberikan tanpa kami meminta sumbangan/ bantuan, tapi dana itu mengalir sehingga kami dicukupkan dalam hal biaya. Kami belajar untuk percaya dan Tuhan membuktikan bahwa Dia memang sungguh dapat diandalkan.

Mujizat lainnya yang Tuhan berikan adalah sebuah kesempatan agar anak kami Bravie, mengalami Tuhan sendiri dari sejak masa kecilnya. Dia belajar untuk berseru dan berharap kepada Tuhan setiap kali ia merasa sakit dan menderita. Dia belajar mencari Tuhan dari sejak kecil dan Tuhan memang memberi diri-Nya untuk ditemui bahkan oleh seorang anak kecil. Dalam berbagai kejadian dalam hidup kami, kami melihat Tuhan sendiri berbicara kepada Bravie dan itu sungguh ajaib.

Hingga akhirnya pada akhir tahun 2010 Bravie disembuhkan total dan kami sekeluarga sungguh bersyukur, karena lewat badai yang berat tersebut, Tuhan membawa kami sekeluarga naik ke level berikutnya di dalam kepercayaan kami dan ketergantungan kami kepada Tuhan.

Tuhan Yesus baik, dulu, sekarang dan selamanya! Haleluya! Terpujilah nama Tuhan!

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto