Mutlak! Cintailah Tuhan dulu, Sebelum Mencintai yang Lain

05 May, 2019

Yesus menjawab, "Cintailah Tuhan Allahmu ... (Mat 22:37-38 BIS).

Mencintai Tuhan itu bukan dengan perkataan tetapi perbuatan. Seperti iman tanpa perbuatan adalah mati, demikian ucapan cinta tanpa tindakan adalah omong kosong. Seperti Yesus yang membuktikan cinta-Nya pada kita di Kayu Salib, kita juga perlu membuktikan kata-kata cinta yang sering kita ucapkan dalam doa dan puji-pujian kepada Tuhan. Kata-kata cinta saja tidak cukup. We don't just say we love God; we show it by obeying His commands. Yesus sendiri menuliskan dalam Yohanes 14;15 versi HCSB, "If you love Me, you will keep My commands." Bila kita berkata cinta sama Tuhan, tentu kita mau berjuang menjalankan perintah-perintahNya kan?

Perintah-Nya yang utama adalah mengasihi-Nya dengan sepenuh hati, segenap jiwa dan seluruh akal. Bagaimana mengasihi dengan sepenuh hati? Mengasihi sepenuh hati artinya hati kita tertuju pada Tuhan, bukan yang lain. Tuhan yang utama di hati, keluarga, pasangan, harta apalagi jabatan menjadi nomor kesekian. Terbukti, kamu rela bangun pagi untuk saat teduh atau memberi waktu khusus lainnya untuk fokus "berduaan" sama Tuhan. Kemudian, mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa. Secara umum manusia memiliki jiwa yang tidak stabil dan mudah berubah, tetapi jika kita sungguh mencintai Allah maka Allah akan memberikan kekuatan, ketenangan sehingga kita dapat mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa. Meski dalam suka atau duka, kita mampu tetap berkata Tuhan baik. Kita terus dapat berkata: tenanglah jiwaku, pujilah Tuhan hai jiwaku.

Terakhir, mengasihi dengan seluruh akal artinya dengan pikiran kita yang tertuju pada Yesus. Pikirkan apa yang Yesus pikirkan. Ini tidak hanya tentang pikiran akan diri kita, tetapi pikiran akan orang lain dan Tuhan. Jika kita mencintai Yesus dengan pikiran kita, tentu dapat bersyukur walau sedang menderita. Tentunya mau memberi persembahan dengan sukacita, walau dalam keadaan krisis sekalipun. Intinya, kita mutlak kudu mengasihi Tuhan dulu, sebelum mengasihi siapapun atau apapun. Seluruh kehidupan kita menjadi bukti nyata kita mengasihi-Nya. God wants "all" of you. Apa tindakan kita hari ini? Apakah tindakan itu membuktikan bahwa kita mencintai Tuhan lebih dari segalanya? Love is action. What actions will you take to love Jesus? Love Jesus and love like Jesus.

"All in" kind of love is the sum of the little choices we make each day.

GBI Jalan Jend Gatot Subroto