MEMILIKI KERELAAN HATI UNTUK DIPROSES

08 Mar, 2021

Bahan Bacaan 

Mat. 19:21, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang  miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”  

Penjelasan Materi 

Youths, menjadi serupa dengan karakter Kristus memang tidak mudah, tapi bukan tidak mungkin. Dalam  proses menjadi serupa Kristus, kita harus rela melakukan bayar harga dan pengorbanan di dalam diri kita.  Kita harus berani memangkas sifat-sifat buruk kita, dan berkomitmen untuk mengubah karakter kita  yang buruk selama ini. Dengan kata lain, kita harus memiliki “kerelaan untuk diproses” melalui berbagai  hal yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari, bahkan melalui penderitaan yang Tuhan izinkan terjadi  dalam hidup kita.  

Perhatikan Firman Tuhan dalam Roma. 8:28, Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala  sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai  dengan rencana Allah. Youths, Paulus menyatakan bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu di dalam  hidup untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Yakobus juga menyatakan bahwa  kita harus percaya, Allah pasti memberikan yang terbaik bagi kita walaupun mungkin suatu pencobaan  untuk menjadikan kita orang-orang yang dewasa rohani dan mencapai tingkat tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaanNya (Yak. 1:17-18). 

Mungkin kita ragu dan bertanya dalam diri, bagaimana mungkin kita mampu mengasihi seperti  Kristus mengasihi? Berpikir seperti Kritus berpikir? Melihat seperti Kristus melihat dan memiliki  hati seperti Kristus? Youths, Yesus telah memberikan seluruh hidupNya bagi kita, Dia mengorbankan  segala-galanya bahkan taat sampai mati di kayu salib bagi kita. Itulah teladan kasih yang total dan  sempurna. Mampukah kita melakukan tindakan kasih yang sedemikian itu? Tuhan tidak menuntut  kita serta merta mampu bertindak demikian, namun bersama dan di dalam Dia, kita dimampukan  hari lepas hari menuju kepada kesempurnaan itu, belajar terus menerus melepaskan setiap bentuk  keterikatan kita kepada dunia dan meletakkan seluruh hidup kita di dalam rencana dan kehendak  Bapa saja. Youths, mari kita menfokuskan diri kepada keserupaan dengan Kristus dan bukan dunia (Rm.  12:2). Kita harus mempersembahkan hidup untuk kemuliaan nama Tuhan. Kita pun harus memilih  kehendak Allah dan bukan kehendak kita supaya hidup yang kita hasilkan adalah hidup yang sesuai dengan kehendak Bapa di Sorga. 

 

Bahan diskusi: Apakah diri kita sekarang sudah siap untuk diproses oleh Tuhan untuk semakin serupa  Kristus

GBI Jalan Jend Gatot Subroto