KESERUPAAN DENGAN KRISTUS

06 Mar, 2021

Bahan Bacaan 

Roma 8:29, “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi  serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.” 

Penjelasan Materi  

Youths, pernahkah kita mendengar berita atau cerita di media sosial ataupun televisi tentang ada  seseorang yang rela mengeluarkan kocek lebih untuk berkali-kali mengoperasi wajahnya demi menjadi  mirip dengan tokoh idolanya? Atau mungkin kita juga pernah melihat ada orang yang dimake up  sedemikian rupa hingga mirip tokoh atau artis tertentu?  

Dalam sebuah artikel di internet, dikisahkan Herbert Chavez, pria asal Filipina, melakukan operasi plastik  sebanyak 23 kali supaya dapat serupa tokoh idolanya, yaitu Superman. Ia terobsesi menjadi Superman  sejak usia lima tahun. Operasi plastik yang dilakukannya mencakup hidung, pemutihan kulit, sedot lemak,  rahang, lengan, dan wajah. Ia sudah mengorbankan banyak hal, termasuk dana operasi yang besar untuk  mewujudkan obsesinya. Youths, dari kisah ini kita dapat mengambil pelajaran bahwasanya sebagai  pengikut Kristus, seharusnya kita mempunyai obsesi untuk semakin serupa dengan Kristus bukan  dengan dunia dan segala isi yang ditawarkan di dalamnya. 

Youths, dari bahn bacaan kita hari ini, kita tahu bahwa Paulus menyatakan kita dipilih dari semula,  ditentukan dari semula, dan dipanggil untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, yaitu Yesus  Kristus. Ayat ini bicara tentang tujuan Tuhan memanggil kita, bukan hanya untuk menerima berkatNya  saja, tetapi juga menjadi serupa dengan Kristus. Apa arti serupa dengan Kristus? Youths, serupa dengan  Kristus berarti karakter, tingkah laku dan sifat-sifat di kehidupan sehari-hari.hidup kita semakin lama  semakin menyerupai dan mencerminkan Kristus. 

Mari kita renungkan saat ini Youths, bagaimana keadaan kita? Apakah dari waktu ke waktu, hari ke hari,  kehidupan kita mencerminkan karakter Kristus? Atau justru sebaliknya, kita menunjukkan sikap hidup  yang bertentangan dengan karakterNya? 

Bahan diskusi: 

 

Renungkanlah, apa yang obsesi diri kita di dalam hidup selama ini? Apakah obsesi itu untuk semakin  menjadi serupa Kristus atau justru sebaliknya?

GBI Jalan Jend Gatot Subroto