JANGANLAH KUATIR

10 Aug, 2020

"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah"
-Filipi 4 :6-

 

PENDAHULUAN
Kuatir adalah ketakutan yang belum tentu akan terjadi tetapi sudah dipikirkan. Apalagi hari-hari ini kita diperhadapkan dengan adanya virus corona yang sudah hampir seluruh dunia mengalaminya. Kita dengar pemerintah mengatakan bahwa usia 60 tahun ke atas untuk berhati-hati karena sangat rentan untuk mengalami serangan virus corona yang mematikan, pasti umas juga kuatir bukan ? Umas, nyatakanlah segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan ucapan syukur (Filipi 4:6) ketahuilah segala hal yang berada diluar kemampuan kita adalah bagian Tuhan (1 Petrus 5:7)

ISI
Kuatir mencerminkan sikap tidak percaya kepada Tuhan, jadi umas jangan biasakan kekuatiran bersarang dalam hatimu, berhentilah kuatir.

Bersukacita sebagai tindakan iman (1 Tesalonika 5:16)
Banyak yang menjadi sakit karna hatinya tertekan dan sakit jiwanya akibat rasa kekuatiran yang terus menerus. Apa yang kita pikirkan itulah yang terjadi, marilah para umas berfikir positif, kita punya Tuhan yang dahsyat selalu memberi pertolongan dalam hidup kita. Semua yang ditakutkan menjadi pikiran negatif membuat imun tubuh kita bisa menurun, membuat penyakit corona bisa menyerang.

Berdoalah kepada Tuhan sebagai tindakan percaya (1 Tesalonika 5:17)
Orang yang kuatir secara tidak langsung memiliki sikap yang tidak percaya kepada janji Tuhan, keadaan ini memberi kesempatan kepada iblis memasukkan pikiran jahatnya ke dalam hati kita, sebaiknya kita bertindak yaitu dengan berdoa menyatakan segala keinginan kita. Umas ! dengan berdoa kita menjadi tenang dan Tuhan menyelesaikan segala kekuatiranmu.

Mengucap syukur sebagai tindakan menerima (1 Tesalonika 5:18)

Kuatir tidak menambah sehasta pun jalan kita (Matius 6:27) artinya dengan adanya rasa kuatir, kita hanya menerima yang buruk dari iblis. Biasakan mengucap syukur untuk semua pertolonganNya, hidup umas pun menjadi tenang dan damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiran kita.

PENUTUP
Umas, mulailah perkatakan Firman Tuhan, naikkan puji-pujian kepada Tuhan. Filipi 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto