IMAN YANG HIDUP

01 Aug, 2023

ISI
Bagaimana caranya agar kita memiliki iman yang hidup?

1. Bergantung pada Tuhan (1 Korintus 2:5)
Supaya iman kita jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah. Wanita, Tuhan tidak ingin kita bergantung pada hikmat manusia, yaitu pada kepintaran, kekuatan, kecerdasan kita. Tuhan rindu agar kita bergantung pada
kekuatan Tuhan sepenuhnya. Saat kita mau komitmen untuk memiliki iman yang hidup, maka taruhlah semua ego kita dibawah kaki Tuhan dan bergantunglah pada Tuhan sepenuhnya.

2. Memiliki pengharapan (Ibrani 6:19)
Umas! Saat kita memiliki pengharapan, maka kita akan merasa tenang saat menghadapi badai apapun yang terjadi dalam hidup kita, karena pengharapan seperti sauh atau jangkar sehingga saat kita berlabuh, kapal kehidupan dari kita tidak
terombang-ambing, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir (Ibrani 10:20), yaitu diri-Nya sendiri. Umas, taruhkan pengharapan kita hanya kepada Tuhan Yesus. Tabir adalah pribadi Tuhan Yesus sendiri, inilah yang akan membuat iman kita menjadi hidup sehingga kita dapat merasakan pertolongan, penyertaan, bahkan mujizat-Nya.

3. Memiliki ketaatan (Amsal 13:13)
Firman Tuhan berkata, karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tuju (Ibrani 11:8). Umas! Taat itu
berarti, kita melakukan apa yang diminta walaupun belum mengerti apa maksud dari perintah tersebut. Mari kita belajar seperti Abraham, walaupun belum tahu kemana ia pergi namun Abraham tetap melangkah. Saat kita taat maka kita sedang

membangun iman yang hidup, kita sedang mempercayakan Tuhan memimpin kehidupan kita. Taat berarti kita percaya pada perkataan Tuhan, inilah iman yang hidup. Percaya tidak ada yang mustahil bagi Tuhan (Lukas 1:37), hanya Tuhan yang
sanggup membuat perkara-perkara yang mustahil menjadi tidak mustahil, dan itu akan terjadi di luar logika kita. Umas! Iman menjadi hidup karena kita percaya kepada Tuhan Yesus yang bisa membuat perkara-perkara yang besar.

PENUTUP
Umas, untuk memiliki iman yang hidup maka kita harus bergantung pada Tuhan. Kita memiliki pengharapan di dalam-Nya, kita taat melakukan firman-Nya, dan kita percaya bahwa segala sesuatu tidak ada yang mustahil. Umas! Terus lakukan
keempat hal diatas, maka kita memiliki iman yang hidup, iman yang besar yang bisa memindahkan gunung-gunung persoalan hidup kita. Amin.

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto