Healing Movement Crusade Ngawi

04 Aug, 2017

Kabupaten Ngawi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur.  Ibu kotanya adalah Kecamatan Ngawi. Kabupaten ini terletak di bagian barat Provinsi Jawa Timur berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten: Grobogan, Blora (keduanya termasuk wilayah Provinsi Jawa Tengah), dan Bojonegoro di utara, Madiun di timur, Magetan dan Madiun di selatan, serta Sragen (Jawa Tengah) di barat. Luas wilayah Kabupaten Ngawi adalah 1.298,58 km2 dan sekitar 40% berupa lahan sawah.

Kata Ngawi berasal dari kata “awi”, Bahasa Sansekerta yang berarti bambu dan mendapat imbuhan kata “ng” sehingga menjadi Ngawi karena di sekitar pinggir Bengawan Solo dan Bengawan Madiun wilayah Ngawi banyak ditumbuhi bambu.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Ngawi Nomor 04 Tahun 1987 tanggal 14 Januari 1987 maka tanggal 7 Juli 1358 Masehi ditetapkan sebagai "Hari Jadi Ngawi".

Ciri khas Ngawi yang tidak ada di daerah lain yakni: satu-satunya kota yang diakui secara nasional sebagai penghasil Kripik tempe yang khas; tempat terbunuhnya Gubernur Jawa Timur pertama kali (Monumen Soerja Ngawi); setelah salam dilanjutkan tepuk tangan; tempat asal mula Tari Orek-orek; kota dengan ber-ikon Bambu dan Kura-kura; memiliki alun-alun terbesar se-Jawa Timur; terdapat kerajaan dedemit/kerajaan mahkluk halus (Alas Srigati); tempat ditemukannya Manusia Purba (pitechantropus); terdapat Benteng terbesar peninggalan Belanda (Benteng Van Den Bosch); budaya percampuran Jawa Tengahan dan Jawa Timuran (Mataram, Solo, Jogja).

Peninggalan sejarah di Ngawi salah satunya adalah Benteng Van Den Bosch dibangun antara tahun 1839-1845 oleh pemerintah Hindia Belanda. Sekarang dinamakan Benteng Pendem karena benteng tersebut letaknya di bawah tanah yang  pinggiran di sekitar benteng ditimbuni tanah sehingga tidak terlihat dari luar. Letaknya di sudut pertemuan di antara 2 sungai: Bengawan Solo dan Madiun.

Beberapa tokoh yang lahir di kota ini, antara lain: budayawan Umar Kayam, seniman lukis Didik Nurhadi, Poeryanto (Dalang Poer), ekonom Sri Edi Swasono, politikus Sri Bintang Pamungkas, pengamat politik Hermawan Sulistyo, peragawati Ratih Sanggarwati, pahlawan nasional DR. Radjiman Wedyodiningrat, pahlawan lokal (yang dijadikan nama salah satu jalan di Kota Ngawi); pelawak: Kirun, Topan, Leysus, dan Prijanto (wakil gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012).

Tempat wisata Ngawi seperti: Pemandian Tawun, Waduk Pondok, air terjun Srambang, kebun Teh Jamus, situs purbakala Trinil, dan Benteng VAN DEN BOSH. Kuliner khas Ngawi yaitu: Tahu Tepo, Wedang Cemue, Sate ayam Ngawi, kripik tempe, ledre, dan geti. Kesenian daerah asli Kabupaten Ngawi adalah Tari Orek-Orek, Tari Kecetan, Dongkrek, dan Wayang Krucil.

Bagi Saudara yang berada di daerah Ngawi dan sekitarnya, persiapkan diri Saudara untuk mengikuti Healing Movement Crusade pada tanggal 8 Agustus 2017 bertempat di Alun-alun Merdeka, Ngawi pukul 16.30 WIB.

Mari hadirilah dan doakan agar lawatan Tuhan turun atas wilayah Ngawi dan melawat setiap mereka yang akan hadir serta mujizat dialami oleh setiap orang yang hadir. Mujizat Penuaian terjadi. Tuhan Yesus memberkati.

Teamportal (MF)

 

 

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto