BERJALAN TERLALU JAUH DENGAN TABUT TUHAN

22 Apr, 2024

Bahan bacaan :
Yosua 3:3 - 4
"Dan (Yosua) memberi perintah kepada bangsa itu, katanya: "Segera sesudah kamu melihat tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, yang diangkat para imam, yang memang suku Lewi, maka kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan mengikutinya -- hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya - maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu."

Penjelasan Materi :
Shalom Youthers dan JC Crew. Sesuai dengan tuntunan Tuhan melalui Gembala Sidang / Pembina pada bulan ini, bahwa Tahun 2024 adalah tahun Bangkit, jadi Teranglah. Salah satu pengertiannya adalah bahwa pada tahun 2024 ini, kita harus taat kepada tuntunan Tuhan secara radikal, artinya sungguh-sungguh dan tidak kompromi. Sebab seperti bangsa Israel yang dituntun Tuhan pada saat di padang gurun melalui tiang awan dan tiang api. Pada saat itu, mereka harus tahu kapan saatnya berhenti untuk berkemah dan kapan saatnya harus berjalan mengikuti Tuhan tanpa tawar menawar kepada Tuhan. Dan seperti kita ketahui bersama, setelah tiang awan dan tiang api tidak ada lagi, untuk perjalanan selanjutnya mereka di tuntun kembali oleh Tuhan dengan Tabut Perjanjian Tuhan.

Sama seperti di Padang gurun, mereka harus taat pada tuntunan Tuhan dengan tiang awan dan tiang api, setelah menyeberangi sungai Yordan, mereka juga tetap harus taat dengan peraturan-Nya Tuhan, bahwa mereka harus berjalan mengikuti Tabut Perjanjian Tuhan dengan jarak kira-kira dua ribu hasta, yakni tidak boleh terlalu dekat dan juga tidak boleh terlalu jauh. Hal ini dimaksudkan supaya bangsa Israel mengetahui jalan yang harus mereka tempuh atau supaya mereka tidak salah melangkah saat berjalan di jalan yang belum pernah mereka lalui.

Pengertian yang dimaksud "Jangan terlalu Jauh dari TABUT," menurut Pengkhotbah 7:17, "Janganlah terlalu fasik, janganlah bodoh! Mengapa engkau mau mati sebelum waktumu?." Artinya bahwa kehidupan kita jangan terlalu fasik, bodoh dan mudah putus asa. Apabila kita sedang mengalami sesuatu yang tidak baik, maka setiap respon dan tindakan kita jangan memakai cara-cara dunia seperti orang fasik atau orang bodoh. Mazmur 1:1. Berikut ini ciri-ciri orang yang menjauh dari Tabut Tuhan :
1. Omonganya terlalu kosong dan kotor. II Timotius 2:16
2. Sering mudah menyerah bahkan tidak tahan tekanan. Mazmur 1:5
3. Tidak punya pendirian yang kuat. Mazmur 1:4
4. Hidup menuruti hawa nafsu Yudas 1:18
Selain hal tersebut diatas, Bagaimana caranya supaya kita mengetahui bahwa, apakah kita sudah menyimpang atau tidak dari jalan-jalanNya Tuhan? yakni dengan HIDUP KUDUS dihadapan Tuhan, seperti yang tertulis di Yosua 3:5, "Berkatalah Yosua kepada bangsa itu: "KUDUSKANLAH dirimu, sebab besok TUHAN akan melakukan perbuatan yang ajaib di antara kamu." Jadi Tuhan memberikan peringatan kepada kita, agar kita taat kepada Tuhan secara radikal, supaya kita tahu tuntunan Tuhan, maka kita harus hidup kudus. AS

Bahan Diskusi :
1. Sudahkah kamu mengetahui tujuan Tuhan dalam hidupmu?
2. Jika jawaban nomor satu diatas adalah sudah, maka ceritakan pengalamanmu, bagaimana cara mengetahuinya!
3. Pernahkah kamu salah melangkah dalam mengikuti tuntunan Tuhan? dan apa reaksi kamu ketika sudah menyadarinya?

GBI Jalan Jend Gatot Subroto